Langsung ke konten utama

Postingan

Memesona itu kaya hati dan dewasa dalam berfikir.

Memesona itu kaya hati dan dewasa dalam berfikir. Memesona versi saya itu adalah kekayaan hati, kedewasaan dan kematangan emosional yang dibalut dengan kesederhanaan dan kesahajaan. Dan saya terpesona dengan kepribadian laki-laki yang sekarang menjadi ayah dari anak-anak saya. Dia bukan tipe laki-laki yang romantis, berpenampilan keren dan suka jaim. Hanya laki-laki biasa yang sederhana dan apa adanya. Kesan pertama, sangat-sangat tidak mengena dihati. Fitrah manusia melihat hanya dari tampilan luarnya saja. Tapi dia keukeuh mendekati saya. Akhirnya senjata andalan saya keluarkan, saya tantang menemui orang tua saya untuk menyampaikan maksud dan tujuannya meminang saya. Tanpa saya sangka dia langsung menyanggupi. Dan ketika kedua orang tua saya melihat  dia, entah kenapa dan bagaimana, mereka mengatakan bahwa dialah laki-laki yang tepat untuk menjadi imam saya. Dueng,,, bagai petir di siang bolong, senjata makan tuan, niat hati agar dia kabur, malah approvement yang dia terima. ...

Berjuang NgASI

Melihat baby Arkha tidur pulas dengan wajah damainya, membuat aku mengucap syukur yang tiada henti. Alhamdulillah, baby Arkha hampir 5m. Sehat, ceria, aktif dan ndut. Walau berat badannya tergolong besar tapi tidak menghambat geraknya. Genap 4 lapan, sudah lancar tengkurap dan kembali telentang lagi. Malah kadang sudah sampai di tepi kasur saking seringnya dia berguling-guling. Ingatanku kembali ke 4 bulan yang lalu, ketika dia baru lahir. Saat itu usianya belum genap 3d, dia harus tidur jauh dari dekapanku, 3 hari tidak bisa merasakan belaianku, dan aq hanya bisa melihatnya dari balik kaca. Ya, itu dikarenakan dia harus dirawat secara intensif di ruang peristi, ruang steril khusus bayi yang baru lahir di rumah sakit panti wilasa citarum. Rasanya serasa langit diatasku runtuh dan menimpa kepalaku. Baby Arkha adalah anak keduaku. Pengalaman sang kakak, Arrya, aku tidak bisa ngAsi karena kurangnya informasi tentang Asi yang aku dapat. Ditambah mitos yang memojokkan aku, bahwa ak...